Pendahulaun
Sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya yang berupa keanekaragaman flora, fauna dan gejala alam dengan keindahan pemandangan alamnya merupakan competitive advantage yang dimiliki suatu wilayah. Potensi sumberdaya alam dan ekosistemnya ini dapat dikembangkan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat dengan tetap memperhatikan upaya konservasi. Salah satu upaya dalam konservasi terhadap sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan dilakukan melalui kegiatan wisata. Kegiatan wisata alam yang dimaksud meliputi obyek dan kegiatan yang berkaitan dengan rekreasi dan pariwisata yang memanfaatkan potensi sumber daya alam dan ekosistemnya, baik dalam bentuk asli (alami) maupun perpaduan dengan buatan manusia. Salah satu kegiatan wisata alam yang dapat dikembangkan adalah agrowisata.
Agrowisata merupakan bagian dari kegiatan wisata yang memanfaatkan usaha pertanian sebagai objek wisata. Tujuannya adalah untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi, dan hubungan usaha dibidang pertanian. Melalui pengembangan agrowisata yang menonjolkan budaya lokal dalam memanfaatkan lahan, pendapatan petani dapat meningkat bersamaan dengan upaya melestarikan sumberdaya lahan, serta memelihara budaya maupun teknologi lokal (indigenous knowledge) yang umumnya telah sesuai dengan kondisi lingkungan alaminya.
Kabupaten Bangkalan sebagai kawasan dengan sumbangan PAD terbesar berasal dari sektor pertanian mengembangkan agrowisata akan mempunyai manfaat ganda apabila dibandingkan hanya mengembangkan pariwisata denganobyek dan daya tarik keindahan alam, seni dan budaya Rangkaian kegiatan pertanian dari budidaya sampai pasca panen dapat dijadikan daya tarik tersendiri bagi kegiatan pariwisata. Manfaat lain yang dapat dipetik dari mengembangkan agrowisata, yaitu disamping dapat menjual jasa dari obyek dan daya tarik keindahan alam, sekaligus akan menuai hasil dari penjualan budidaya tanaman agro, sehingga disamping akan memperoleh pendapatan dari sektor jasa sekaligus akan memperoleh pendapatan dari penjualan komoditas pertanian. Pengembangan wisata agro (agrowisata) memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan genre-genre obyek wisata lainnya diantaranya pertama, modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar; kedua, agrowisata dapat melibatkan peranserta masyarakat dalam jumlah cukup besar karena jika agrowisata banyak dikunjungi dapat merekrut lebih banyak lagi tenaga kerja dari desa-desa sekitarnya, Ketiga, jenis wisata ini mampu menjual potensi-potensi yang jarang dilirik pelaku wisata lainnya berupa keunggulan khas daerahnya maupun atraksi wisata yang khas dari daerahnya yang dapat memperkaya keanekaragaman budaya.
Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu daerah potensial pertanian yang belum dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata. Terlebih di wilayahKabupaten Bangkalan memiliki komoditas unggulan hortikultura yang menjadi ciri khas yang belum dikembangkan secara maksimal. Secara umum telah disadari bahwa dalam menunjang pengembangan sektor pariwisata berupa agrowisata yang memiliki beraneka ragam obyek serta daya tarik, kadar hubungan, lokasi serta ketersediaan dana dan berbagai faktor penentu lainnya membutuhkan sebuah perencanaan sistematis. Untuk lebih mengintegrasikan perencanaan tersebut perlu dilakukan penilaian kawasan untuk menilai segenap potensi, fasilitas pendukung dan upaya pengembangan yang perlu dilakukan dalam mengembangkan agrowisata. Mengacu pada hal tersebut, di Kabupaten Bangkalan perlu dilakukan Studi Kawasan Agrowisata sebagai bagian dari upaya perencanaan kawasan yang komprehensif dan terintegrasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar